Mohon Doanya

Sudah beberapa bulan ini aku tersendat. Yah maksudku bukan air got depan rumah yang saat ini sedang bermasalah, tapi ini lebih kepada salah satu bakat terpendamku, menulis. Aku akhir-akhir ini sedikit malu, canggung dan tak percaya diri dengan apa yang akan kutulis apalagi dipublish. Padahal aku ingin menyampaikan banyak hal, mulai dari perasaanku, pendapatku dan harapanku seperti tulisanku yang dahulu. Aku malah sempat menganggap bakatku lenyap. Tapi ketika ada yang mempublish beberapa tulisannya yang menurutku biasa saja, tapi disana penulisnya punya keberanian dan kepercayaan diri bahwa tulisannya akan membuat orang termotivasi apalagi disukai, dan kini dia sukses. Aku buktinya. Aku sedikit tersinggung dan tersindir. Aku tersadar beberapa hal, aku terlalu mengharapkan kesempurnaan. Padahal kesempurnaan ada karena hal-hal biasa yang dibiasakan. Aku masih penulis biasa yang punya tulisan biasa-biasa saja, aku hanya mempublish sesuatu yang benar-benar sudah luar biasa menurutku. Luar biasa galaunya, luar biasa marahnya dan luar biasa bosannya.

Sepertinya aku harus belajar dari nol lagi, penulis pemula. Mohon doanya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s