Nyanyian Kurungan

melepas keheningan jiwa

melempar kegundahan rasa

ketika tinta hitam tak bertuan merambah jalanan

ketika pemikiran melampaui batas penghayatan

ketika itu lah akar sumpah serapah mengguncang sanubari

hingga tak sadar diri

menorehkan sakitnya hati

kerinduan akan kebebasan raga mengungkit cerita lama

saat hijau masih tenang

saat putih masih suci

saat kalbu masih murni

kau!!

pembuat hancur jalanan logika anganku

penobat sakit jiwa ragaku

akarmu itu memang kuat kurasa

tapi lihat rantingmu…

lebih berayunnya lambaian jemari-jemariku

tapi mengapa kau selalu mengusik takdirku?

takdir akan jauhnya pekat dari kelabunya asa ku

takdir akan tak samanya si hitam dan si putih…

jangankan melawan mu

berpikir burukpun aku harus pikir baik-baik sembilan kali

kau memang pupuk tanaman mudaku

tapi kau selalu tak punya hati untuk rasakan nyanyian hatiku

merobek harga tiap daun-daunku

jatuh mengering tak berdosa

bila goresan tintaku terus saja memaki alunan kebaikanmu

aku pantas dibilang tak tahu diri

menghianati pemberian

menodai penghibaan

yang tak kenal keikhlasan darimu

lalu aku mau apa?

hijau daunku memang berhutang budi pada air mu

ah, tidak!

040410

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s