Salam Jari Tengah

Rusak sudah…
Lalu mau apa?
Mau dibilang bagaimana?
Rusak itu hancur bagiku
Remuk itu mati fikirku…

Aha, baguslah kalau kau mengerti
Ya, lalu??

Masukkan saja kata-kataku ketelingamu
Makan dan lumatlah sampai kau dengar
Beri tegangan listrik, sambungkan pada otak motormu
Apa?
Otakmu hanya bisa jalan dengan bahan bakar minyak?
Hmm, lalu dimana biasanya kau isi ulang, kuatanya
Sebab persediaan bahan bakarku habis
Oh bukan habis kurasa, aku lupa dimana letaknya…

Lalu ini bagaimana?
Ah, aku berfikir lagi
Lalu kau?
Senang betul kau hanya diam begitu
Bantulah aku sedikit untuk berfikir
Bagaimana cara mendapatkan bahan bakar untuk otakmu yg hanya mau jalan dengan bahan bakar minyak…

Ah, aku lupa lagi
Maaf…
Untuk kesekian kalinya maaf kulempar tepat diwajahmu…

Begini sajalah
Aku lelah berfikir
Kau lelah meyuruhku berfikir
Hancur rasaku padamu…

Tapi aku tetap tak mau mati sia-sia
Tapi kalau kau mau mati, mati saja
Tapi kalau kau mati jangan ingat aku
Tapi kalau aku tak sibukpun aku takkan malu datang melayatmu
Tapi kalau kau mati, aku mau bicara pada siapa lagi?
Kau itu tempat bicara favoritku
Aku senag bicara padamu…
Pembicaraanku tak pernah kau dengar…
Bagus!!
Tingkatkan prestasimu!!

Salam jari tengah untukmu sayang…
(dear my air)

061010

 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s