Aisyah Orang Sipil

Deting berbunyi mengalahi cicak di dinding

Bak inspektur upacara yang ingatkan pasukannya bersiap

Terjaga dari lamunan

Tersentak dari khayalan

Terkejut dari haluan

 

Punah sudah mimpi semalam

Indah tak terjemput lagi

Berlalu seperti angin

Payah mengingat, tak jua terbayang

Alunan syahdu dari si tersayang

 

Aisyah wahai jelita

Periksa mata agar tak salah

Periksa telinga biar tak lengah

Periksa kepala supaya tak goyah

Siapkan hati untuk terima segala

Yang satu tetap satu

Merah tetap merah

Beku selalu beku

tinggal kau saja yang tekun usaha

akankah satu tetap satu

Bisakah merah berubah warna

Bagaimana beku agar berbeda rupa…

 

Aisyah o aisyah…

Jam dindingmu sudah bersuara

Lalu kau kapan??

Malulah pada cicak

Mangsa tak mangsa, mata liar meraja

Suara tetap wibawa

Hati tak kenal siapa…

 

Aisyah…

Kapan kau bekerja

Kapan berusaha

Tuntutan orang tua suruh kau jadi budak pemerintah…

mari berdo’a, semoga semua sesuai rencana

Amin…..

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s