Agar Rasa

Terdiam dia ketika disuguhi cerita indah tentang ayah bunda

Tersentak dia bila dilihatkan bahagianya selalu bersama keluarga

Terpuruk dia saat ditanya bagaimana dengan yg dia punya.

Tak terasa detik per detik berlalu menghantar air matanya keluar deras basahi pipi kurusnya.

Teringat olehnya ayah bunda yg ia punya.

Terkenang baginya saat indah berkumpul bersama orang dsayanginya.

Terasa olehnya lembut tutur sapa saudaranya.

Dia takut merindui semuanya.

Pecundang sepertinya memang tak pantas rasa rindu.

Orang lemah sepertinya tak berhak dapatkan hati sebuah keluarga.

Selama ini dia hanya sibuk dengan diri sendiri.

Menghilangkan sesak di hati tanpa ingat orang tersakiti.

Dia memang penjahat, berusaha lari dari nyatanya takdir yg sudah dijatahi padanya.

Sifat sombongnya sudah menggerogoti urat malunya.

Tak tahu malu memang…!!

Biar saja, dia terpuruk sendiri disitu…
Tak usah dikasihani…
Biar dia rasa tak pernah ada yg mau menyebutnya keluarga…

211010

 
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s