Histeria Asa di Dada

Lelah

Aku tak punya daya lagi

Tak punya arah lebih

Dari yang pernah kuterka sebelumnya

Merasa hilang tapi tergenggam

Merasa hancur tapi mempesona

 

Kupunya yang tak kurasa

Kucari yang tak kukejar

 

Saat ku jauhkan kau dari isi kepalaku

Aku termakan jerih mu

Untuk sekian kalinya

 

Makanpun aku tak rela darimu

Tapi apa?

Kutelan mentah!

Mengais tangis yang ku bakar hingga kering

 

Ikhlasmu relaku

Ku terkait ujung jalamu

Lagi…

 

Tapi apa lagi?

Ku hanya diam…

Menampung…

Dasar pengemis!

Teriak jiwaku telak bagi asaku

 

Haaaaah…

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s