Kapak Karatan

mengakar lembah pencakar…

rindu akan lumpur lemparkan harapan…

hidup…

tumbuh…

berkembang…

sajak akarnya tak jelas

akan dipupuki kah?

atau malah ditebas dengan kapak karatan milik penguasa hutan karangan…

berantai kerapuhan

beroda kegalauan

tak kuasa hadirkan cita-cita…

lumpur datang…

sajaknya terbayang…

lalu?

masihkah sang kapak ling-lung?

usung kebaikan karatnya atau kebusukan penguasanya…

uhuii…

Sang pejuang kesiangan datang lagi. Dengan sedikit harapan akan didengar atau malah jadi pajangan yang dipuja serta diberi sanjungan sebagai inspiratif dunia. Yang dibaca tinggal di kepala, yang dimaksud bacaan takkan jadi santunan.

Wah, keren juga kalau begitu. Kita cuma putar otak sedikit dengan memporak-porandakan kata-kata menjadi suatu kalimat mutiara yang bisa jadi bacaan inspiratif dan diberi hadiah. Tanpa ada niat untuk mengajak bergerak. Bergerak untuk menyelamatkan yang tertinggal di dalam bacaan.

Hijaukan lingkungan yang sudah membiru kepanasan atau malah kedinginan.

ahh……

(lagi malas)

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s